Siswa Jepang menetaskan telur tanpa cangkang?

Sebuah video yang berisi sekelompok siswa jepang menetaskan telur menjadi viral di internet baru baru ini. di video tersebut memperlihatkan siswa di jepang yang memecahkan sebutir telur,
kemudian menempatkan isinya di dalam kantong plastik dan menempatkannya di inkubator. ajaibnya 'telur' tersebut masih dapat berubah menjadi ayam. video ini telah ditonton sebanyak 50 juta orang di facebook, diikuti dengan kemunculan video yang sama di youtube dan situs situs lain.


banyak yang mempertanyakan keaslian video tersebut, namun sesungguhnya proses menetaskan telur tanpa cangkang ini memeang memungkinkan untuk dilakukan. percobaan macam ini bahkan telah tercatat dilakukan pada tahun 1971, meskipun pada saat itu keberhasilan penetasannya masih kecil. 





meskipun bukan hal baru, penemuan ini cukup menarik perhatian para ahli dan ilmuan, pasalnya dengan menetaskan telur tanpa cangkangnya, ini berarti kita daqpat melihat perkembangan embryo secara langsung, kita bahkan dapat membuat video dan timelapse perkembangan embryo ayam. disamping itu ilmuan dapat dengan mudah mengambil sample DNA embryo dan sample protein dari telur  tersebut.

sebuah artikel yang ditulis snopes.com yang mengacu pada  "journal of science polutry"  mengatakan bahwa penelitian tentang penetasan telur tanpa cangkang, dapat mengarah pada pembuatan ayam transgenik, manipulasi embryo, dan pengembangan teknologi regenerativ di bidang medis (misalkan menumbuhkan organ dalam di luar tubuh)

namun proses ini tampaknya belum akan bisa direalisasikan dalam waktu dekat. dikarenakan untuk membuat lingkungan yang mirip dengan cangkang telur bukanlah hal yang mudah. embryo pada ayam harus dilapisi dengan sebuah selaput semu permeable yang memnungkinkan air keluar dan udara tetap bersirkulasi. lingkunag buatan ini juga harus dapat menyediakan sumber makanan  dan protein pada embryo sehingga perkembangannya tidak terganggu. selain itu, lapisan pengganti cangkang telur juga harus dapat mengisolasi embryo dari bakteri.

cangkang buatan juga harus berpori, sehingga memungkinkan oksigen dan karbon dioksida keluar masuk. saat ayam terbentuk dalam cangkang maka air dalam embryo tersebut digunakan selama proses pembentukannya sehingga air di dalamnya berkurang sekitar 12-15 persen. lingkungan embryo juga harus hangat, yang mana dapat dilakukan dengan menempatkannya dalam inkubator seperti di dalam video tersebut.

Penulis : kira lawliet ~ IT's ALL YOU KNOW, AND IT'S ALL YOU NEED TO KNOW

Artikel Siswa Jepang menetaskan telur tanpa cangkang? ini dipublish oleh kira lawliet pada hari Minggu, 12 Juni 2016. Artikel ini ditujukan hanya untuk pengetahuan.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar yang relevan.sudah ada 0 komentar: di postingan Siswa Jepang menetaskan telur tanpa cangkang?
 

0 komentar:

Posting Komentar

diooda